Channel Pers

Sinergi Tanpa Batas , Aparat dan Mahasiswa KKN-T Unversitas muhamadiyah Palopo Bahu-Membahu Benahi Dusun Mar-Mar



Luwu Timur, Channelpers.com  – Semangat gotong royong kembali bergelora di ujung timur Sulawesi Selatan. Pada Jumat (17/4/2026), Dusun Mar-Mar, Desa Lagego, Kecamatan Burau, menjadi saksi bisu terciptanya kolaborasi apik antara masyarakat, aparat keamanan, dan kaum akademisi dalam aksi bersih lingkungan massal.
 
Kegiatan ini bukan sekadar kerja bakti biasa. Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Muhammadiyah Palopo (UM Palopo) memberi warna baru dalam dinamika sosial di Desa Lagego. Mereka membaur bersama warga, perangkat desa, serta Babinsa dari Desa Lagego dan Desa Lauwo untuk menata drainase dan kebersihan lingkungan.
 
Kepala Desa Lagego, Akbar Husair, S.E., menegaskan bahwa keterlibatan berbagai elemen ini adalah bentuk nyata pembangunan berbasis masyarakat. Namun, ia juga memberikan peringatan keras terkait kebiasaan membuang sampah.
 
"Jangan buang sampah ke drainase. Kalau banjir melanda, masyarakat sendiri yang akan merasakan dampaknya. Mari kita jaga apa yang sudah kita bersihkan hari ini," tegas Akbar di sela-sela kegiatan.
 
Wujud pengabdian Bagi mahasiswa, momen ini merupakan implementasi langsung dari teori yang mereka dapatkan di bangku perkuliahan. Mahdur Syahputra, Koordinator Desa (Kordes) KKN-T Uneversitas muhamadiyah Palopo, mengungkapkan bahwa program ini adalah bagian dari komitmen pengabdian mereka menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.

Pembersihan sedimen drainase dan penataan estetika dusun.
Mendorong partisipasi aktif warga agar kemandirian desa tetap terjaga pasca-KKN berakhir.
 
Melestarikan Budaya Bangsa
Dukungan penuh juga datang dari pihak keamanan. Babinsa Desa Lagego dan Babinsa Lauwo yang hadir di lokasi memberikan apresiasi tinggi atas antusiasme warga. Menurut mereka, gotong royong adalah jati diri bangsa yang harus dipupuk, terutama untuk menciptakan harmoni dan keamanan di tingkat desa.
 
Melalui aksi nyata ini, di Dusun Mar-Mar kini tampak lebih asri. Lebih dari sekadar lingkungan yang bersih, kegiatan ini berhasil mempererat tali silaturahmi dan menjadi pemantik bagi dusun-dusun lain di Luwu Timur untuk terus menghidupkan budaya kerja sama demi lingkungan yang bebas banjir dan nyaman huni.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama