Channel Pers

PLT Kades Beringin Jaya Klarifikasi Tuduhan Pelecehan Seksual, Sebut Salah Paham Akibat Candaan



Luwu Timur, Channelpers.com – PLT Kepala Desa Beringin Jaya, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, akhirnya angkat bicara menanggapi dugaan pelecehan seksual yang ramai diberitakan di media sosial dan media lokal. Kades mengklaim insiden tersebut hanya salah paham akibat candaan dan menyayangkan adanya penghakiman sepihak di ruang publik sebelum adanya konfirmasi langsung.
 
Melalui sambungan telepon WhatsApp, PLT Kades Beringin Jaya menjelaskan bahwa peristiwa yang dilaporkan terjadi pada malam ramah tamah mahasiswa KKN di kantor desa. Ia membantah narasi yang beredar luas di media sosial, menegaskan bahwa kejadiannya tidak seperti yang disangkakan.
 
PLT Kades menceritakan, saat itu ia masuk ke area dapur untuk memeriksa sampah di bagian belakang. Di sana, ia melihat korban sedang mencuci piring. "Saya bercandain dia dengan memegang kepalanya, karena memang saya anggap dia sudah seperti anak sendiri jika dilihat dari segi umur," ungkap Kades. Ia menambahkan, mereka memang sering bercanda dan respons korban biasanya sering berteriak jika di bercandaain.
 
PLT Kades Beringin Jaya mengaku terkejut dan tidak menyangka bahwa tindakan yang ia nilai sebagai candaan tersebut berujung pada laporan polisi di Mapolsek Mangkutana. Ia menyesalkan tidak adanya ruang komunikasi atau klarifikasi dari pihak keluarga korban sebelum masalah ini dibawa ke ranah hukum dan dipublikasikan.
 
"Kalau dibilang ada niat melecehkan, itu sama sekali tidak ada," tegasnya. Meskipun demikian, PLT Kades menyatakan siap menghadapi proses hukum secara kooperatif mengingat kasus ini telah menjadi konsumsi publik dan masuk laporan kepolisian.
 
Sebagai bentuk tanggung jawab, PLT Kades Beringin Jaya mengonfirmasi telah memenuhi panggilan pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Mangkutana untuk memberikan keterangan. Ia menyerahkan sepenuhnya penilaian kasus kepada pihak penyidik. "Saya sudah hadir memenuhi panggilan. Sekarang tinggal pihak kepolisian yang menilai apakah laporan tersebut memenuhi unsur untuk dilanjutkan atau tidak. Saya harap publik bisa melihat ini secara jernih," tutupnya. (Iw/cp/lt).

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama