Channel Pers

Oknum Lurah di Luwu Timur Diduga Aniaya Warga, LSM LIRA Desak Polisi Bertindak Tegas



Luwu Timur, Channelpers.com - Seorang oknum lurah di Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, berinisial FR, diduga melakukan penganiayaan terhadap Muh. Satria Saputra, warga Kecamatan Wotu. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di Desa Mandiri, Kecamatan Tomoni, pada Sabtu (11/7/2026) sekitar pukul 14.30 WITA.

Kasus ini mendapat sorotan dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Luwu Timur. Melalui anggotanya, Nirwan, LSM LIRA mengecam keras dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum pejabat pemerintahan tersebut.

Menurut Nirwan, seorang lurah seharusnya menjadi teladan bagi masyarakat dengan mengedepankan etika, kesopanan, serta menaati hukum dalam menjalankan tugas dan menyelesaikan setiap persoalan.

"Apabila terjadi perselisihan atau ada dugaan kesalahan dari seseorang, penyelesaiannya harus melalui mekanisme yang berlaku, seperti klarifikasi atau melaporkan kepada aparat penegak hukum, bukan dengan melakukan kekerasan fisik," ujarnya, Minggu (12/7/2026).

LSM LIRA menyebut, akibat dugaan penganiayaan tersebut, korban mengalami luka robek di bagian pelipis kiri dekat mata hingga harus mendapatkan perawatan medis di Puskesmas.

Atas kejadian itu, LSM LIRA mendesak Polsek Mangkutana agar menangani perkara tersebut secara profesional, objektif, dan tanpa pandang bulu.

Mereka meminta agar status jabatan terlapor tidak menjadi alasan untuk memperlambat atau menghambat proses penegakan hukum.

Selain itu, LSM LIRA juga meminta penyidik segera mengambil langkah hukum sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk mengusut seluruh pihak yang diduga terlibat apabila terdapat unsur pengeroyokan.

"Kami berharap keadilan benar-benar ditegakkan. Tidak boleh ada perlindungan terhadap siapa pun yang melanggar hukum, sekalipun yang bersangkutan merupakan pejabat pemerintahan," tegas Nirwan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polsek Mangkutana maupun dari oknum lurah yang disebutkan terkait dugaan penganiayaan tersebut. Dugaan tersebut masih menunggu proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama