Channel Pers

Nama Dicatut dalam Proyek CSR Ambulans, Armin Siapkan Langkah Hukum



Luwu Timur, Channelpers.com -Dugaan skandal manipulasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) PT Vale Indonesia Tbk untuk pengadaan unit ambulans di Kabupaten Luwu Timur kini mencuat ke publik. Seorang warga bernama Armin secara tegas menyatakan keberatan dan merasa dirugikan setelah identitas pribadinya diduga dicatut tanpa izin dalam proses administrasi proyek tersebut.
 
Kasus ini bermula saat Armin menerima sejumlah pertanyaan dari kerabatnya mengenai keterlibatan dirinya dalam pencairan dana CSR bernilai besar. Meski mengakui pernah diajak berkomunikasi di awal terkait pencantuman namanya dalam perusahaan, Armin merasa tidak pernah dilibatkan dalam penandatanganan kontrak kerja maupun operasional proyek secara nyata.
 
"Saya memang pernah ditelepon oleh Erwin, dia bilang ada perusahaan yang dibuat menggunakan nama saya. Saat itu saya jawab tidak apa-apa. Saya juga sempat diajak tanda tangan di notaris untuk urusan perusahaan, namun setelah itu sama sekali tidak ada kabar atau kejelasan soal kontrak kerja," ungkap Armin.
 
Selain menyoroti tindakan Erwin Sandi, Armin juga mempertanyakan prosedur verifikasi di Bank Mandiri dan PT Vale. Ia menyayangkan dana tersebut bisa cair tanpa adanya konfirmasi langsung atau tanda tangan basah darinya sebagai pihak yang secara resmi tercatat dalam dokumen perusahaan. Situasi ini dinilai telah merugikan nama baiknya karena ia seolah-olah dianggap telah menerima aliran dana tersebut, padahal ia mengaku tidak mengetahui proses pencairannya.
 
Sebagai langkah lanjut, Armin berencana melakukan investigasi langsung ke Malili pada Rabu mendatang untuk meminta klarifikasi dari pihak PT Vale dan Bank Mandiri. Ia menegaskan tidak akan segan menempuh jalur hukum jika ditemukan bukti otentik terkait dugaan pemalsuan dokumen atau penyalahgunaan wewenang yang merusak reputasinya.
 
Hingga berita ini diturunkan, kasus tersebut terus menjadi sorotan tajam masyarakat Luwu Timur. Publik menuntut transparansi penuh dalam pengelolaan dana CSR agar tepat sasaran dan bersih dari praktik manipulasi oleh oknum tertentu. (iwan/lr/cp)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama